168 Hours Journey -- Bromo (TNBTS)

3:42 AM


"Disini kita telah bersatu. 
Bicara tentang pohon - pohon yang hilang. 
Pada siapa terucap, ungkapan jiwa. 
Abadikan indahnya rimba kami"

Sahabat Perjalanan
  
Kamis, 17 Januari 2013. 17.50 pasar senen, akhirnya perjalanan pun dimulai dan kereta berangkat dari senen menuju Pasar Turi dengan tiket kereta satu orangnya 43ribu. Selama di kereta gak banyak juga sih yang bisa kita lakuin. Maklum masih baru kenal satu sama lainnya. Buat gw Engkoh, Tohir, sama Ozan itu temen baru. Jadinnya masih belum bisa deket aja. Cuma ngobrol dikit - dikit aja buat tau seperti apa mereka. Yah, kecuali si Engkoh, dia tidur terus habisan. Bangun - bangun dia malah main TTS -____-. Si Nyu-i ada lagi, dia ikutan main TTS. Dia cuma ngisi tiga nomor dan ngaco isinya. Pas ketemu clue "Lautan Sempit" awalan huruf "S", sama dia malah diisi "Sempu", kan harusnya "Selat". Asli ngaco. Malem - malem dia bangun, cuma buat beli kerupuk. Sambil makan dia nawarin ke yang lain "Renyah sewu, renyah sewu" katanya sembari menirukan logat si penjual kerupuk. Pas kita mulai ngambil, nyu-i pun balik bertanya "Eh sewu tuh berapa ya?". Entah dia bayar berapa itu kerupuk. Hahaha. Koplak.

Jumat, 18 Januari 2013. 6.15 akhirnya stasiun Pasar Turi. Sekarang kita lagi di warung nasi ada Ozan, Tohir, Sune, buntang, sama Riri. Ya si Preti, Jambul, Engkoh dan Nyu-i lagi nyari parafin. Dan out of nowhere tiba - tiba Nyu-i dateng dan nanya wc dimana. Oke dia pengen boker (lagi) ahh kebiasaan. Selalu deh, perut dia berkontraksi dengan cepatnya. Waktu di Merbabu juga sama - sama nya. Kata orang kesan pertama saat bertemu itu yang paling diingat. Buat gw, kesan pertama pas gw kenal Nyu-i di Merbabu adalah dia lelaki yang paling lancar pencernaannya. Haha. Karena buru - buru Nyu-i langsung meraih pintu kamar mandi umum yang terletak di sebelah warung nasi tempat kami duduk. Pas dia buka wc ternyata ada orang lagi mandi. Bodoh -____-. 
Stasiun Pasar Turi - Surabaya
Tujuan pertama kita adalah Gunung Bromo, yang terletak di kabupaten Probolinggo. Pengelolaan Gunung ini termasuk ke dalam wilayah Taman Nasional Gunung Bromo Tengger Semeru. Mungkin buat kalian yang udah nonton film 5 cm, pasti familiar dengan nama taman nasional ini. Berkebalikan dengan Gunung Semeru yang membutuhkan fisik yang cukup lumayan untuk menggapai puncaknya. Gunung Bromo dapat dicapai oleh pemula. Pasalnya untuk mencapai objek - objek yang sering dikunjungi wisatawan kita dapat menggunakan mobil jeep maupun menunggangi kuda. Yah, mungkin kita hanya harus sedikit mengeluarkan dana yang agak lebih, tapi tidak terlalu mahal kok asal pandai menawar saja :). 

08.45 Kita memutuskan untuk menggunakan bis jurusan Bungurasih. Sembari menunggu di jalan gw sama Kun, nyanyi lagu The Show - nya Lenka. Lama sih bisnya. Hahaha. Akhirnya setelah menunggu kita dapet juga bis jurusan bungurasih dengan tiket seharga 5rbu kita pun merapat ke terminal. Tentunya ditemani duo pengamen cilik yang nyanyiin lagu radio.

You Might Also Like

0 comments

Subscribe